
zonafootball.com – Posisi Arne Slot sebagai manajer Liverpool tengah berada di bawah tekanan menyusul penampilan The Reds yang menurun tajam di musim 2025–2026. Padahal, Slot baru saja membawa klub meraih gelar Liga Inggris musim lalu, namun performa buruk di awal musim ini membuat posisi juru taktik asal Belanda itu terus disorot.
Liverpool mengalami kekalahan beruntun dalam beberapa pertandingan liga dan mulai kehilangan konsistensi performa, yang memicu kritik dari suporter dan media. Tekanan tersebut membuat nama Slot masuk dalam daftar pelatih yang berpotensi diganti, dan secara otomatis membuka diskusi tentang siapa yang bisa menjadi penggantinya bila klub memutuskan untuk melakukan perubahan kepelatihan.
Menariknya, Liverpool memiliki sejumlah opsi pelatih tanpa klub yang dianggap layak untuk menjadi pengganti manajer saat ini. Berikut adalah 11 pelatih tanpa pekerjaan yang dipandang memiliki potensi besar untuk menukangi Liverpool:
1. Gareth Southgate
Nama Gareth Southgate dianggap sebagai kejutan besar jika kembali ke sepak bola klub. Prestasinya sebagai manajer tim nasional Inggris terbilang mengesankan, dengan membawa Inggris ke dua final Piala Eropa dan satu semifinal Piala Dunia. Meski masih diragukan kembali ke level klub, reputasinya tetap menarik bagi klub besar seperti Liverpool.
2. Brendan Rodgers
Kembalinya Brendan Rodgers ke Anfield menjadi spekulasi yang mengejutkan. Mantan pelatih Liverpool ini telah meraih banyak gelar saat melatih di kompetisi lain, termasuk empat gelar liga Skotlandia bersama Celtic. Meskipun peluangnya kecil, pengalaman dan sejarahnya bersama klub membuatnya menjadi kandidat menarik.
3. Marco Rose
Marco Rose dikenal dengan gaya bermain pressing tinggi yang mirip dengan filosofi Jurgen Klopp. Meskipun belakangan ia mengalami penurunan performa bersama klub sebelumnya dan sempat kehilangan pekerjaan, pengalaman taktiknya tetap membuatnya masuk dalam daftar sebagai opsi alternatif.
4. Joachim Löw
Sebagai satu-satunya pelatih dalam daftar yang pernah meraih gelar Piala Dunia, Joachim Löw memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Namun, jeda lama tanpa pengalaman klub membuat adaptasi kepadatan sepak bola modern menjadi pertanyaan besar.
5. Thiago Motta
Pelatih muda yang sempat mengejutkan dengan membawa tim klub Italia ke Liga Champions ini memiliki pendekatan taktik yang unik. Meski pernah mengalami masa sulit dalam satu periode melatih, usia dan potensinya menjadikannya kandidat yang bisa bangkit kembali.
6. Ange Postecoglou
Ange Postecoglou sempat dianggap sebagai pelatih yang penuh gaya menyerang dan berani. Meskipun pengalaman terakhirnya tak terlalu sukses, pendekatan ofensifnya tetap membuatnya masuk dalam daftar kandidat dengan gaya yang bisa disukai suporter.
7. Edin Terzić
Edin Terzić menunjukkan kemampuan taktis ketika membawa beberapa klub besar meraih prestasi kompetitif, termasuk memimpin klub Bundesliga ke final Liga Champions. Keputusannya mundur dari pekerjaannya sebelumnya menunjukkan bahwa ia memiliki nilai pasar sebagai pelatih.
8. Erik ten Hag
Erik ten Hag mungkin bukan favorit populer di kalangan suporter Liverpool, namun pengalaman bersama klub besar dan pencapaiannya di kompetisi Eropa tidak bisa diabaikan. Walau pernah mengalami hasil buruk di derby besar, kemampuan teknisnya tetap menarik.
9. Xavi Hernandez
Legenda Barcelona ini memiliki pengalaman sebagai pelatih klub besar, membawa Barcelona meraih gelar liga dan memperkenalkan gaya sepak bola atraktif. Walau hubungan dengan klub sebelumnya berakhir, filosofi permainannya tetap memiliki daya tarik.
10. Jürgen Klopp
Kembalinya Jürgen Klopp ke Liverpool akan menjadi berita terbesar, karena ia adalah figur yang membawa klub kembali berjaya dengan gelar Premier League dan Liga Champions. Meski telah meninggalkan klub, namanya masih sering dikaitkan sebagai opsi sentimental jika klub ingin kembalikan era kejayaan.
11. Zinedine Zidane
Zinedine Zidane adalah salah satu pelatih paling sukses di Eropa modern, dengan tiga gelar Liga Champions secara beruntun bersama Real Madrid. Keahliannya dalam mengelola pemain bintang dan menjaga keharmonisan ruang ganti membuatnya jadi kandidat yang sangat menarik jika kembali ke dunia manajerial.
Kisruh posisi Arne Slot mencerminkan bagaimana tekanan di klub besar bisa berubah cepat. Meskipun membawa gelar pada musim sebelumnya, tren negatif pada musim berjalan membuat spekulasi tentang masa depan pelatih menjadi topik hangat di media dan kalangan suporter.
Perdebatan soal pelatih pengganti ini menunjukkan bahwa Liverpool bisa memiliki banyak opsi kuat yang siap mengambil alih jika perubahan benar-benar terjadi. Namun hingga saat ini, keputusan resmi mengenai masa depan Slot belum diumumkan, sehingga semua opsi masih berada dalam ranah spekulatif.