
zonafootball.com – Menjelang gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, sejumlah bintang besar secara mengejutkan harus absen dari turnamen empat tahunan tersebut. Meski tampil gemilang di level klub, beberapa pemain top justru gagal membawa negaranya lolos dari fase kualifikasi. Dua nama yang menjadi sorotan utama adalah Khvicha Kvaratskhelia dari Georgia dan Victor Osimhen dari Nigeria.
Khvicha Kvaratskhelia: Kilau Bintang Georgia yang Padam di Kualifikasi
Kvaratskhelia tampil memukau di level klub dan pernah mencuri perhatian dunia melalui aksinya di Euro 2024. Dribelnya yang agresif, visi bermain yang tajam, serta kecepatan eksplosif membuatnya menjadi salah satu winger terkuat Eropa. Namun kejayaan itu tidak berlanjut di kualifikasi Piala Dunia.
Georgia gagal menempatkan diri dalam persaingan teratas Grup E. Mereka finis di posisi ketiga, tertinggal dari dua unggulan kuat. Beberapa kekalahan krusial—termasuk hasil minor melawan pesaing langsung—menjadi titik balik perjalanan mereka.
Meski Kvaratskhelia berjuang keras dalam setiap pertandingan, kualitas skuad yang tidak merata membuat Georgia kesulitan bersaing secara konsisten. Bintang berusia muda itu tampak terlalu sering berjuang sendirian, sebuah gambaran betapa besarnya ketergantungan tim terhadapnya.
Victor Osimhen: Harapan Besar Nigeria yang Terhenti di Babak Playoff
Di benua Afrika, kegagalan Nigeria menjadi salah satu kejutan terbesar sepanjang rangkaian kualifikasi. Tim berjuluk Super Eagles tersebut harus menghentikan langkah mereka setelah kalah dalam duel penentuan di babak playoff.
Pertandingan berlangsung ketat dan berakhir imbang hingga waktu normal selesai. Nigeria akhirnya harus tersingkir melalui drama adu penalti yang menyakitkan. Situasi semakin dipersulit ketika Osimhen tidak bisa melanjutkan pertandingan karena mengalami masalah pada bagian kakinya. Absennya sang bomber jelas mengurangi daya gedor lini depan.
Padahal, Osimhen sempat tampil impresif dengan torehan delapan gol di fase kualifikasi. Namun performa apik sang penyerang tak cukup untuk menutupi kelemahan kolektif tim. Kegagalan ini juga menimbulkan kekhawatiran karena pada saat Piala Dunia 2026 berlangsung, Osimhen telah memasuki usia 30 tahun—membuat peluangnya tampil di edisi berikutnya tidak lagi sebesar sebelumnya.
- Alvaro Arbeloa Resmi Buka Era Baru di Real Madrid: Hormati Mourinho, Tapi Pilih Jalannya Sendiri
- Prediksi Chelsea vs Arsenal 15 Januari 2026: Derby London Penentu Langkah Menuju Final Carabao Cup
- Newcastle United 0–2 Manchester City : Gol Injury Time Kian Mantapkan Langkah City Menuju Final Carabao Cup
- 5 Wasit Terbaik Dunia 2025: Michael Oliver Masuk, Wasit Liga Inggris Masuk
- John Herdman dan Misi Besar Timnas Indonesia: Merayu Pemain Keturunan, Menyatukan 280 Juta Harapan
Daftar Bintang Lain yang Juga Terlewat
Selain kedua nama tersebut, sejumlah pemain top lain juga dipastikan absen dari Piala Dunia 2026, di antaranya:
- Pierre-Emerick Aubameyang (Gabon), penyerang berpengalaman yang belum pernah tampil di panggung Piala Dunia.
- Dusan Vlahović (Serbia), striker muda yang sebelumnya digadang-gadang akan bersinar di turnamen besar.
- Dominik Szoboszlai (Hongaria), gelandang kreatif dengan kontribusi signifikan di klub Eropa.
- Alexis Sánchez (Chili), pemain senior yang kemungkinan besar telah melewatkan peluang terakhirnya untuk tampil di Piala Dunia.
- Benjamin Sesko (Slovenia)
- Keylor Navas (Kosta Rika)
Absennya nama-nama besar ini memberikan nuansa berbeda bagi turnamen, mengingat mereka merupakan pemain yang kerap menghiasi kompetisi elite Eropa. penampilannya saat ini juga masih terbilang stabil dan selalu tampil konsisten di liga masing-masing.
Kegagalan negara-negara tersebut menunjukkan bahwa kehadiran satu atau dua pemain bintang tidak cukup untuk menjamin tiket menuju Piala Dunia. Dalam beberapa kasus, tim terlalu bergantung pada sosok tertentu sehingga tidak memiliki kedalaman skuad yang memadai.
Negara seperti Georgia dan Nigeria, hasil ini menjadi sinyal bahwa pembangunan tim harus dilakukan secara komprehensif. Regenerasi, peningkatan kualitas pemain pelapis, hingga manajemen strategi jangka panjang perlu digarap agar tidak mengulang kegagalan serupa.
Absennya sederet pemain top ini sekaligus membuka perdebalan tentang kualitas kompetisi antarnegara dan urgensi pembinaan yang lebih sistematis. Dengan peluang yang hilang ini, beberapa pemain mungkin telah melewatkan kesempatan terakhir mereka untuk mencicipi atmosfer Piala Dunia.
namun pemain lainnya yang masih kita nantikan adalah bintang-bintang seperti ronaldo dan messi yang apakah nanti akan dipanggil negaranya untuk tampil di piala dunia. jika tidak dipanngil maka piala dunia pada kali ini akan sedikit berbeda baik itu euporia maupun formatnya.
tapi dari nama besar yang disebutkan lebih dahulu itu adalah negara-negara yang sudah dipastikan gagal melaju ke putaran final piala dunia 2026 nantinya.
berdasarkan analisis dari zona football bahwa piala dunia akan selalu menjadi turnamen paling ditunggu tunggu, turnamen akbar yang yang dinantikan pemain sepakbola maupun pecinta sepakbola. walaupun banyak pemain bintang yang absen tapi menurut analisis kami bahwa setiap orang ada masanya dan setiap masa ada orangnya. bagaimanpun juga, tentu piala dunia tetap akan melahirkan bintang-bintang baru yang akan menajadi idola baru pecinta sepakbola.